Mengkhawatiri hubungan tanpa ikatanku
Engkau sadar, tentang apa yang tidak aku sadari
Engkau paham, tentang apa yang tidak aku pahami
Dan akhirnya akupun mengerti tentang semua itu.
Begitu malu aku pada semua hal yang telah kuperbuat
Dan lebih begitu memalukan ketika sebuah kelazimanku iti kan kutujukan telak padamu
Padamu yang begitu dalam melihatku sebagai keganjilan.
Aku dapat melihat segala hal dalam pandanganmu
Pada pandanganmu yang tak sama sekali memandangimu.
Kau satu-satunya hal yang dapat menghilir-mudikan segala hal
Tidak hanya hati, melainkan pikiran dan prinsip dalam hidup
Perasaanku untukmu berkumpul dan semakin meruah.
Inginku kita segera membangun sebuah kastil diatas langit
Menyapa angin yang kesepian dan kedinginan
Mencatuk bulan dan bintang yang acap bersama.
Hanya saja aku akan terus menghargai keputusan saat ini
Aku akan menunggumu sampai kau dengan segenap hati bersedia
Dari jauh angin yang menyerupaimu bertiup menujuku
Memberikan sebuah sapaan agar selalu istiqomah
Kau adalah perantara dari-Nya agar aku bisa terlepas dari rantai yang setia memasung
Kungkungan yang terus menggerogoti imanku
Kau lepaskan dengan tanpa satu-satu
Melainkan dengan perlahan kau lepaskan semua
Komentar
Posting Komentar